Entertainment National

Lampung Kids Choir Menuju Final Jakarta World Choir Festival

JAKARTA – Lampung Kids Choir (LKC) mewakili Provinsi Lampung, di lomba paduan suara Jakarta World Choir Festival, pada 24-27 Oktober 2019, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Paduan suara yang didirikan Eldi Alfirudi ini, menunggu pengumuman untuk masuk dalam babak grand final yang akan diumumkan Sabtu (26/10) malam.

“Grand finalnya akan berlangsung Minggu (27/10),” kata Yustin Aprilani Ficardo, Jumat (25/10).

Mantan Ketua Dewan Kesenian Lampung ini, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak mensupport LKC selama ini.

“Mohon doa dan dukungan, semoga anak–anak LKC bisa berhasil masuk hingga final,” harap Yustin.

Dia menjelaskan, LKC adalah jawaban atas kerinduan adanya group paduan suara anak-anak di Lampung.

LKC sendiri, didirikan pada 1 Januari 2018 dan langsung mengikuti event tingkat Internasional yaitu Bali Internasional Choir Festival 2018 yang diselenggarakan pada 23-28 Juli 2018 lalu di Bali.

“LKC terdiri dari anak-anak berbakat di bidang vokal berusia antara 7 sampai 14 tahun. Saat ini LKC beranggota hampir 80 anak yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Kelompok A dan kelompok B,” kata istri M Ridho Ficardo ini.

Kelompok A adalah anak anak yang kategori suaranya sudah baik dalam bernyanyi sementara Kelompok B adalah anak anak yang masih perlu belajar dalam teknik dasar bernyanyi, proses pengelompokan ini biasanya melewati audisi terbuka yg dilaksanakan oleh para pelatih.

Beberapa prestasi LKC antara lain Gold Medal I, Children Choir Category pada 7TH Bali Internasional Choir Festival (BICF 2018), Granprix Round pada Fransiskus Bandarlampung Choral Festival 2019, Gold Medal B, Children Choir Category pada Fransiskus Bandarlampung Choral Festival2019 ( FBCF), dan The Best Perfomance Of Folksong, all category pada Fransiskus Bandarlampung Choral Festival 2019 ( FBCF)

“LKC berharap kehadirannya berperan menjadi tempat yang tepat untuk setiap anggotanya untuk dapat belajar. Tidak hanya soal mengembangkan bakat dalam bernyanyi dan paduan suara, tetapi juga bagaimana nilai nilai kemanusiaan dikembangkan, sehingga anak-anak akan menjadi pribadi yang berkarakter,” tandas Yustin. (***)

258 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *