Covid-19 Tulangbawang

Terkait Santri Reaktif Covid-19, Dinas Kesehatan Tulangbawang Imbau Masyarakat Tenang

Bayi Umur 11 Bulan di Lampung Selatan Dinyatakan Positif Terpapar Virus Corona
Ilustrasi Covid-19.

MENGGALA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat tetap tenang terkait adanya informasi salah satu santri yang merupakan warga Kampung Bakung Udik Kecamatan Gedung Meneng diduga terpapar Corona.

Rapi.F Tanggal lahir : 07/06/2006 merupakan santri yang baru pulang dari Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro Magetan Jawa Timur diduga terpapar corona setelah dilakukan tes rapid dengan hasil (+) dan saat ini telah dikarantina di Rumah Sakit Umum Daerah Menggala (RSUDM).

Sementara Kadinkes Tulangbawang Fatoni meminta masyarakat se-Tulangbawang  untuk tetap tenang menyikapi adanya dugaan warga setempat yang terjangkit virus corona.

Sebab menurut Fatoni, untuk menentukan seseorang positif atau negatif terpapar corona harus melalui mekanisme uji swab sesuai protokol kesehatan.

Kendati aku Fatoni dari hasil Rapid menunjukan ada reaksi tetapi itu tidak menjadi patokan jika yang bersangkutan benar-benar positif terpapar corona.

“Belum positif kita masih menunggu hasil uji swab hari ini pagi tadi sudah kita lakukan uji swab pertama dan besok akan kembali dilakukan karena harus dua kali, kita tunggu saja hasil uji swab dari laboratorium dinkes probinsi mungkin sehari dua hari ini kita sudah dapat kabar,”urai Fatoni melalui sabungan selulernya.07/05 malam ini.

Menurut Fatoni, dari 27 total santri asal tuba yang belajar di Temboro hanya Rapi.F saja yang dicurigai terpapar corona saat ini,yang bersangkutan masih dalam perawatan medis di RSUD Menggala sementara 26 lainya isolasi mandiri di kediamanya masing-masing.

“Kondisi kesehatan stabil apalagi dia Rapi.F Orang Tampa Gejala (OTG) Saya barusan kontak langsung untuk menyemangati dan meminta agar dirinya tetap tegar menghadapi kejadian ini,apalagi belum pasti positif,karena terkadang pada saat kita akan di tes mental kita belum siap atau takut sehingga saat dicek suhu badan tiba-tiba naik,”urainya.

Oleh sebab itu fatoni meminta seluruh masyarakat tetap tenang dan berdoa semoga hasil uji swab terhadap Rapi.F negatif dari paparan corona.

“Saya minta kepada kawan-kawan media agar memberikan informasi datar sehingga masyarakat tetap tenang ditengah kekhawatiran terhadap penyebaran Covid-19. Sebenarnya bukan hak saya untuk angkat bicara karena saya bukan ketua gugus tugas namun saya hanya meluruskan agar masyarakat aman dan nyaman.”pungkasnya.

Berdasarkan laporan Camat Gedung Meneng Sudirman melaporkan kepada Bupati Winarti menjelaskan di kampung Bakung udik berdasarkan hasil pemeriksaan tim puskesmas Gedung meneng sudah ada yg positif ( + ) corona
atas nama Rapi.F. Rapi merupakan santri dari Temboro Magetan yg baru pulang bersama 43 santri yg turun d Bandar jaya. Tadi pagi sudah di rujuk ke RSUD Menggala. Kepala Puskesmas Gedung meneng telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan Kabupaten.

Adapun kelengkapan datanya sebagai berikut yang Telah dilakukan tes rapid covid -19 terhadap :

1. Nama : Rafi F
Tanggal lahir : 07/06/2006,laki” asal ponpes temboro magetan jatim,alamat bakung udik dg hasil (+)

2.Nama: Fahriansyah
Tanggal lahir : 25/05/2003,laki” asal ponpes temboro magetan jatim,alamat bakung udik dg hasil (-)

3. Nama : M.Agung
Tanggal lahir : 21/08/2000,laki” asal ponpes temboro magetan jatim,alamat bakung udik dg hasil (-)

4. Nama : Irfarido
Tanggal lahir : 29/09/2003,laki” asal ponpes temboro magetan jatim,alamat bakung udik dg hasil (-)

5.Nama : Hasan
Tanggal lahir : 29/09/2003,laki” asal ponpes temboro magetan jatim,alamat bakung udik dg hasil (-). (Murni)

32 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Share this: