DPRD

Bahas APBD Perubahan, Pimpinan Dewan Dituding Doyan Jalan-Jalan

Bandar Lampung – Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan meminta unsur pimpinan dewan serta pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk lebih menahan diri dengan tidak bepergian keluar kota di masa pandemi.

“Kan sudah di Instruksikan untuk jangan berpergian keluar kota kecuali krusial. Saya juga tidak hanya kritik diluar tetapi di dalam sudah saya sampaikan.Dan Tidak etis jika saya sebut nama karena ini kan lembaga, saya pikir  yang merasa saja, bila teman teman keluar kota di tahan dulu, besok-besokan masih bisa, “Jelas Yanuar saat di wawancara media di depan gedung rapat DPRD Provinsi Lampung, Rabu (16/9).

Sekretaris Fraksi PDIP menjelaskan, demi kepentingan bersama diharapkan dapat mengikuti instruksi agar tidak melakukan perjalan dinas keluar kota.

” Karena ini kan buat kepentingan kita semua, nasib Lampung beberapa bulan kedepan kan di APBD perubahan,” tegasnya.

Yanuar berpendapat, semestinya pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2020 dapat di bahas dengan professional dan dipertanggungjawabkan.

“Saya mau pembahasan ini menjadi profesional, akuntabel dan kemudian bisa di Pertanggungjawaban bersama,”tandasnya.

Sementara Ketua DPRD Mingrum Gumay menyampaikan, memang sudah ada edaran Gubernur Lampung dan edaran Ketua DPRD.

Isinya, eksekutif maupun legislatif untuk tidak memasuki zona merah di provinsi manapun atau yang memberlakukan PSBB.

“Termasuk perjalanan dinas. Jika memang krusial dan harus segera dilakukan, maka diingatkan betulan, jangan dibuat main-main atau sekadar  absensi dan foto-foto  tapi tidak ada hasil,” tegasnya

124 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *