oleh

PT BTB Siagakan Water Tank dan Patroli Cegah Karhutla di Tol Bakauheni-Terbanggi Besar

LAMPUNG TENGAH — PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB) memperkuat kesiapsiagaan dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sekitar right of way (ROW) Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pencegahan Karhutla, sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan dari potensi gangguan asap dan kebakaran di sekitar ruas tol.

Komitmen itu disampaikan dalam Koordinasi Kesiapsiagaan Bencana Karhutla yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Tengah di Ruang Rapat BJW, Kompleks Rumah Dinas Bupati Nuwo Balak, Senin (31/8).

Kegiatan tersebut melibatkan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI serta sejumlah instansi pemerintah dan pihak swasta. Koordinasi dilakukan untuk memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan lintas sektor menghadapi potensi Karhutla di wilayah Lampung Tengah.

Plt. Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri mengatakan pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak.

“Pencegahan Karhutla di Kabupaten Lampung Tengah harus dilakukan secara bersama-sama dan terintegrasi. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Operasi PT BTB Agustinus Leonardo mengatakan perusahaan terus memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan di sepanjang ruas tol.

“Kami terus memperkuat kesiapsiagaan dan mitigasi Karhutla di sepanjang Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar. Pencegahan tidak dapat dilakukan sendiri, sehingga koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, kepolisian, serta seluruh stakeholder menjadi sangat penting,” kata Agustinus.

Sebagai langkah antisipasi, PT BTB menyiagakan dua unit water tank yang dapat digunakan untuk membantu penanganan apabila terjadi kebakaran di sekitar ROW jalan tol.

Selain itu, perusahaan rutin melakukan patroli bersama Tim Patroli BTB, Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Lampung dan personel BKO dari Satuan TNI Lanal Lampung.

Baca Juga:  Ditlantas Polda Lampung Siap Jalankan SOP Larangan Mudik

Patroli difokuskan pada sejumlah titik yang berbatasan dengan perkebunan maupun lahan milik masyarakat. Pemantauan dilakukan untuk mendeteksi potensi kebakaran sedini mungkin.

Upaya pencegahan juga dilakukan dengan mengimbau pengguna jalan agar tidak membuang puntung rokok atau sumber api lainnya sembarangan.

Imbauan tersebut disampaikan secara berkala melalui pengeras suara atau public address yang tersedia di 11 gerbang tol dan 12 rest area sepanjang ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Pemantauan kondisi ruas tol juga dilakukan selama 24 jam melalui sistem CCTV yang terhubung dengan Sentra Komunikasi. Sistem tersebut memungkinkan potensi gangguan maupun kejadian di lapangan segera diketahui dan ditindaklanjuti petugas.

Agustinus mengajak masyarakat dan pengguna jalan ikut berperan dalam mencegah Karhutla.

“Hal sederhana seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan sumber api dapat menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujarnya.

PT BTB memastikan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui penguatan patroli, pemantauan, kesiapsiagaan peralatan, serta koordinasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keamanan lingkungan sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan pengguna Jalan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed