BANDAR LAMPUNG — Menyikapi peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang telah berstatus Level III (Siaga), Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), mengimbau masyarakat Lampung tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.
Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar ruangan.
Imbauan tersebut disampaikan Pangdam XXI/Radin Inten pada Sabtu (5/9/2026). Ia menegaskan, kondisi Gunung Anak Krakatau harus dihadapi dengan kewaspadaan, bukan kepanikan.
“Kita mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, mengurangi aktivitas di luar rumah, dan apabila harus beraktivitas di luar agar menggunakan masker,” tegasnya.
Pangdam meminta masyarakat terus mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi serta mematuhi setiap arahan pemerintah dan instansi terkait.
Sebagai langkah antisipasi, Pangdam XXI/Radin Inten telah memerintahkan seluruh satuan jajaran Kodam XXI/Radin Inten meningkatkan kesiapsiagaan, baik dari sisi personel maupun materiil.
Satuan jajaran juga diminta melakukan pemantauan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau secara berkala setiap hari. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pendukung apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam penanganan kondisi darurat.
“Kita harus tetap tenang, selalu waspada, dan mengikuti seluruh imbauan pemerintah. Jangan melakukan tindakan yang justru dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Pangdam juga mengajak seluruh masyarakat Lampung bersama-sama menjaga keselamatan dengan menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan diri maupun orang lain.
Kodam XXI/Radin Inten, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan situasi dan memastikan kesiapan satuan jajaran sebagai bagian dari upaya memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat di wilayah Lampung.










Komentar