oleh

Positif Tanpa Isolasi

Bandar Lampung (Journal):Sungguh. Saya heran sekali. Bisa jadi Anda juga. Ketika mengetahui kebijakan Dinas Kesehatan (Diskes) Lampung itu.

Yang tidak melakukan langkah isolasi. Kepada empat orang terbaru positif virus corona (covid-19) di Lampung.

Seperti kita ketahui, hari ini (30/3/2020), diumumkan ada penambahan empat kasus baru positif corona di Lampung. Sehingga total ada 8 orang. Satu di antaranya telah meninggal dunia.

Dari tujuh orang positif corona di Lampung, tiga orang masih menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Hi. Abdul Moeloek (RSUDAM). Sementara, empat lainnya hanya diminta mengkarantina diri. Di rumah masing-masing.

Kebijakan itu saya ketahui dari pemberitaan di media online. Kadiskes Lampung Reihana meminta empat orang positif corona itu melakukan karantina mandiri. Di rumahnya masing-masing.

Reihana mengatakan, empat orang positif corona itu tidak menunjukan gejala apapun. Sehingga, tidak diisolasi di rumah sakit. Menurut dia, antibodi tubuh mereka telah terbentuk.

Kemungkinan besar, langkah Diskes itu mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Yang telah disampaikan juru bicara pemerintah RI untuk Covid-19 Achmad Yurianto.

Achmad Yurianto mengatakan: pemerintah telah memutuskan, untuk kasus positif tidak semua harus diisolasi di rumah sakit. Isolasi bisa dilakukan di rumahnya secara mandiri.

Namun, kebijakan inilah yang membuat saya heran -meski tidak sampai geleng-geleng kepala-.

Saya memang bukan dokter. Ataupun tenaga medis. Tapi sebagai orang awam, wajar sepertinya kebijakan itu saya pertanyakan.

Sebab, meski keempat orang positif corona itu tidak menunjukkan keluhan, saya yakin mereka tetap berpotensi menulari orang lain.

Tidak mungkin empat orang itu hanya tinggal sendirian di rumahnya. Selain itu, sekuat apa mereka tahan mengisolasi diri di rumah?

Lalu, bagaimana dengan keluarga mereka? Tetangga mereka?

Apakah Diskes menjamin mereka tidak akan berkontakan langsung?

Terlebih, tak banyak yang tahu siapa empat orang positif corona itu. Termasuk keluarga dan tetangga mereka.

Bukankah sampai dengan sekarang, Diskes menutup rapat-rapat siapa saja empat orang positif corona tersebut?

Karenanya, saya sangat menyesalkan sekali. Dengan kebijakan itu. Mengapa sampai empat orang positif corona itu tidak diisolasi di rumah sakit?

Mengutip perkataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan: bukan soal penyakitnya, tapi ancaman corona ini adalah penyebarannya!

Pastinya, dengan kebijakan itu, saya menduga, ruang isolasi untuk pasien positif Corona di Lampung jangan-jangan terbatas. Sampai-sampai, empat orang itu hanya diminta mengkarantina diri di rumah.

Jika iya, lalu bagaimana dengan gembar-gembor sebelum Corona ”sampai” di Lampung. Yang kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi kala itu, provinsi ini sudah siaga menghadapi Corona?

Oh iya. Melalui tulisan ini, saya pun ingin mengungkapkan rasa kangen saya. Kepada Bapak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. Yang sudah cukup lama tak muncul di media massa.

”Apa kabar Pak Gub? Baik-baik saja kan!”. (Wirahadikusumah)

News Feed