Bandar Lampung

Alat CT Scanning Rusak, RSUDAM Habiskan Rp 7 Miliar Sewa Milik RS Swasta

Bandar Lampung-Peningkatan pelayanan kesehatan  melalui Rumah Sakit Abdul Moeloek yang merupakan bagian dari janji Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diprediksi tidak akan menuai hasil, pasalnya salah satu sarana penunjang yakni alat CT Scaning  diduga dalam kondisi rusak bahkan anggaran yang ada terindikasi menyewa milik dua rumah sakit swasta yakni RS Malahayati dan RS Imanuel.

Anggaran sebesar Rp 7 miliar yang dialokasikan diduga menjadi bancakan oknum RSDUAM dengan kedua rumah sakit swasta, dengan pembagian RS Malahayati dan Imanuel mendapatkan masing-masing sebesar Rp 2,5 miliar dan sisanya terindikasi dibagi-bagi petinggi rumah sakit Abdul Moeloek.

Modus yang dilakukan ketika pasien akan melakukan Scanning, diduga pihak RSDUAM akan mengarakan untuk melakukan di kedua rumah sakit swasta tersebut.

Hal itu sering kali dikeluhkan pasien yang akan melakukan scanning sejak tahun 2019 lalu tidak terhitung pasien yang mengeluh dengan tidak berfungsinya alat CT Scanning RSUDAM.

Diketahui alat CT Scanning milik RSUDAM sejak lama tidak berfungsi dan mengalami kerusakan, alokasi anggaran yang ada justru digunakan untuk menyewa milik rumah sakit swasta semestinya rumah sakit plat merah dengan tipe A harus memenuhi standar seperti yang telah diatur dalam peraturan menteri kesehatan nomor 3 tahun 2020 tentang klasifikasi dan perizinan rumah sakit.(Bung)

184 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *