oleh

Gubernur Buka Potensi Warga Terpapar Korona Semakin Terbuka

-Bandar Lampung-1,106 views

Kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung membuka akses wisata saat hari raya Idul Fitri terus menuai kontroversi karena dapat dipastikan potensi warga Lampung yang terpapar akan bertambah banyak dengan  berkerumunnya wisatawan.

Bahkan hal itu sangat kontradiktif dengan keinginan Presiden Joko Widodo yang meminta Pemprov Lampung untuk lebih sigap menekan penyebaran virus dari Wuhan, China. Karena Lampung menjadi salah satu dari 10 daerah yang masuk dalam peringatan Presiden Jokowi dengan tingginya sebaran Korona serta masuk dalam peringkat kedua nasional tingkat kematian tertinggi.

Akdemisi Unila Yusdianto berpendapat, kebijakan tersebut otomatis atas persetujuan Gubernur Arinal Djunaidi melalui Kadis Pariwisata Edarwan.

Yusdianto menyesalkan Langkah tersebut yang tidak mempertinbangkan kondisi Lampung yang masuk dalam peringatan Presiden dan tingkat kematian tertitnggi nasional.

“Jika nanti muncul kluster baru dengan ramainya warga berkerumun di tempat wisata, tentunya Arinal dan edarwan orang yang paling bertanggungjawab. Peringatan Presiden harusnya disikapi dengan serius,”tegas Yusdianto, Rabu (5/5).

Dibukan akses tersebut sambungnya, justru semakin membuka potensi semakin bertambahnya warga yang akan terpapar dan memperparah keadaan.

“Jangan karena berpihak kepada pengusaha wisata , Gubernur mengorbankan warga Lampung, ini kan sangat ironis,”tandas Yus.

Diketahui Pemerintah Provinsi Lampung memutuskan tetap membuka tempat atau objek wisata selama periode libur Lebaran meski daerah ini tengah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.(Bung)

Baca Juga:  Di Lampung Tengah Juniardi Bahas Pentingnya Perlindungan Profesi Wartawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed