oleh

Bupati Mesuji Apresiasi Bantuan K3S

 

MESUJI -Dalam pencegahan penyebaran Covid-19, Kelompok Kerja Kepala Sekolah(K3S) dan Pengawas memberikan bantuan masker sebanyak 3.300 buah yang diserahkan langsung kepada ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Bupati Mesuji Saply.

Kegiatan penyerahan dilakukan di Aula Rumah Dinas Bupati di Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Pukul 10.00 WIB sesuai dengan protokol kesehatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mesuji Saply mengapresiasi atas bantuan masker dari K3S dan Pengawas sebanyak 3.300 masker.

“Saya apresiasi atas kepeduliannya telah membantu dalam percepatan penangangan Covid-19,memberikan bantuan berupa masker,”Ucap Saply, Selasa(28/4/2020).

Selain itu, Saply meminta, selain memberikan bantuan, sosialisasi juga jangan sampai lupa, terus mensosialisasikan kepada masyarakat, agae selalu pakai masker, cuci tangan, jangan berkerumun, hidup sehat, hidup bersih. Untuk sementara Sholat di Rumah saja, ikuti anjuran Pemerintah.

” Kemudian, mengenai pemakaman kita akan menyiapkan, saat ini sedang dalam pencarian tempat, dan sudah berkoordinasi kepada 105 Kepala Desa di tujuh Kecamatan di Kabupaten Mesuji menerima Jenazah terkena Covid-19. Ketika ada keluarga warga kita yang meninggal di luar daerah Mesuji karena Terjangkit Covid-19 arau di dalam Mesuji, maka masyarakat yang berada di Desa tersebut di himbau untuk menerima, dan para Kades telah sepakat akan hal ini. Mudah-mudahan di Kabupaten tidak ada yang terpapar Covid-19. Kita harus optimis dalam mensosialisasikan himbauan Pemerintah,”Ungkapnya.

Selain itu. Kadis Pendidikan Syamsudin mengucapkan, berterima kasih kepada  K3S dan Pengawas atas inisiatifnya melakukan penggalangan , tanpa diarahkan, ini adalah kegiatan yang spontan.

” Selain itu, Kerja sama PGRI dengan PMI, dan Pramuka, masih melakukan Penyemprotan Disinfektan, kegiatan terus berkelanjutan atau secara berkala dalam memutus penyebaran Covid-19,”Imbuh Syamsudin.

Sampai saat ini, warga Kabupaten Mesuji yang berstatus Orang Dalam Pantauan (ODP) berjumlah 10 orang. (Agus/ Alfan)

News Feed