DPRD

Bapemperda DPRD Lampung Finalisasi Raperda

Bandar Lampung – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Provinsi Lampung melakukan rapat finalisasi rancangan peraturan daerah (Raperda) bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang rapat komisi DPRD provinsi Lampung. Jumat (23/10)

Ketua Bapemperda Jauharoh haddad mengatakan,pihaknya telah melakukan Finalisasi 5 Raperda yang akan disahkan dan 1 Raperda masih dalam penundaan.

“Kita finalisasi empat tetapi satu di tunda artinya tiga yang akan di sahkan nanti. Kemudian dua Raperda dari komisi total lima Raperda yang akan di sahkan, “Kata Jauharoh saat di wawancara media di Gedung DPRD provinsi Lampung.

Kemudian, untuk Raperda tersebut yaitu usul inisiatif bapeperda pengembangan sumberdaya Pariwisata dan ekonomi kreatif, Penyelenggaraan kesejahteraan sosial disabilitas, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak, di komisi satu rancangan peraturan daerah provinsi Lampung tentang penataan desa adat , rancangan pengolahan data kependudukan.

Lanjut Jauharoh , bahwa dari Raperda tersebut sudah melakukan upaya kepada OPD terkait, agar Raperda ini bisa di sahkan.

” Kita juga sudah singkronisasi terhadap opd terkait dan stakholder- stakholder yang memang berkaitan dengan perda-perda tersebut, “ucapnya

Jauharoh mengungkapkan , di hari senin (26/10) akan mengundang Ketua Fraksi dan Ketua komisi untuk melaporkan lima raperda tersebut, bahwa benar-benar sudah siap untuk di sahkan.

” Kita akan rapim di hari senen semua Ketua fraksi ketua komisi dan pimpinan yang ada di dalam kelengkapan dewan akan melaporkan ke lima raperda tersebut bahwa kita sudah siap, “tambahnya

Jauharoh menjelaskan, Raperda ketenagakerjaan saat ini masih dalam penundaan, karena menjadi hal yang sangat sensitif yang mengakibatkan banyak penolakan dari masyarakat.

” Terkait dengan penundaan masalah raperda ketenagakerjaan, karena sangat sensitif Baru saja disahkannya omnibus law, Kemudian reaksi masyarakat luar biasa jadi kami menghargai itu dan kami tetap menunggu apa yang menjadi keputusan DPR RI dan Pemerintah kedepannya, “tandasnya

36 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Share this:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *