oleh

Datangi DPRD Lampung, Forum Masyarakat Islam Tuntut Usut Penembakan Laskar FPI

-News-145 views

Bandar Lampung – Forum organisasi masyarakat Islam menyampaikan empat tuntutan kepada DPRD Lampung atas penembakan enam laskar FPI saat mengawal Imam Besar Habib Rizieq Shihab. selasa (05/01)

Habib Umar Assegaf mengatakan empat tuntutan tersebut yakni usut tuntas kasus pembunuhan enam syuhada, bebaskan habib Rizieq Shihab tanpa syarat, stop diskriminasi, kriminalisasi ulama dan diskriminasi hukum.

“Itulah yang kami sampaikan kepada DPRD Lampung dan itu kami minta untuk disamakan dan distop dari Indonesia jangan mentang-mentang peci putih cepat-cepat ditangkap yang pakai baju merah enggak diperhatikan, Jangan sampai hukum pandang bulu dan mudah-mudahan itu yang bisa kami sampaikan menjadi suara masyarakat banyak,” kata Habib Umar saat melakukan Audiensi di Ruang rapat komisi DPRD Provinsi Lampung.

Menurutnya DPRD Lampung harus menyampaikan aspirasi masyarakat dan tetap peduli dalam mengawal proses hukum.

“Secara transparan, jujur, akuntabel serta adil dalam penegakan hukumnya,”Urainya

Sementara Ketua Komisi 1 DPRD Lampung, Yosi Rizal mengungkapkan bahwa aspirasi dari aliansi Umat Islam Lampung Anti Kedzaliman akan disampaikan ke pihak yang berkompeten dalam artian Komisi 3 DPR RI.

“kami akan sampaikan ini kepada pihak yang berkompeten dan kami juga akan sampaikan ke DPR RI Komisi tiga yang memang membidangi persoalan, kami juga akan sampaikan termasuk panitia nggak usah minta memperoleh hidayah saya yakin di hati kecil beliau juga pasti tidak bisa menerima semua orang tanpa melihat latar belakangnya, apa tanpa harus melihat bukan Islam sekalipun karena saya pikir semua agama juga mengajarkan kebaikan, pasti tidak bisa menerima perlakuan yang tidak adil ini, “Ungkapnya

Lebih lanjut, Yozi menjelaskan akan menyampaikan kepada pihak kepolisian, agar tidak dengan mudah menggunakan senjata dalam menyikapi suatu persoalan.

“Kita mendukung dan akan kita sampaikan bila perlu nanti kita akan coba minta waktu ke pihak kepolisian untuk menyampaikan yang tadi disampaikan oleh eh Pak Edi Azhari agar kawan-kawan ini tidak mudah menggunakan senjatanya dalam menyikapi persoalan persoalan rakyat saya kira mungkin itu, “Tutupnya.(Agung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed