oleh

Dua Jam Diguyur Hujan, Jalan Protokol Pesawaran Terendam

-Daerah-107 views

Pesawaran-Hujan mengguyur Kota Andan Jejama, Senin (25/1/2021) pukul 05.00 WITA membuat sejumlah jalan protokol dan jalan lingkungan desa menjadi banjir.

Salah satunya banjir
tutupi Depan Jalan RM. Puti Minang (Jln. Ahmad Yani ). Akibatnya lalu lintas macet total sekira sepanjang 1 kilo meter.

Kemudian juga banjir terjadi di Dusun III Desa Bagelen tepatnya di jembatan Way Semah. Air sungai meluap akibat curah hujan, hingga menutupi jalan lingkungan dengan ketinggian air kurang lebih 40 centi meter.

Dari pantauan Analisis, banjir terjadi sekarang tar pukul 16.30 WITA dan terjadi banjir sehingga mengakibatkan kemacetan di jalur lintas kawasan tersebut.

Jalan yang digenangi air itu mengakibatkan beberapa kendaraan yang melewati jalur tersebut tersendat. Dan beberapa supir mobil yang turun ke jalan sambil uring-uringan karena banjir.

Bahkan, beberapa kendaraan roda dua ada yang nekat melaju di melewati genangan air sehingga kendaraan mereka terhenti (mati) di tengah tengah banjir.

“Tadi sore sekira pukul 17.00 WIB.hujan turun dengan lebat selama 2 jam lebih, dan air juga setinggi diperkirakan 70 centi meter. Naiknya volume air sungai Meluap ay Semah daribarah gunung sehingga air hujan dan meluap ke jalan,” tutur Ardi salah satu pegawai rumah makan ini.

“Akibat kejadian itu jalan digemangi air dengan ketinggian sekitar 70 centi meteevorang dewasa dan mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas sepanjang 1 km kearah bandar lampung dan ke arah pringsewu,” terangnya.

Hingga saat ini, lanjutnya, ditengahnya guyuran lebatnya hujan beberapa i ntelijen Pesawaran melakukan tindakan dan mendatangi TKP banjir,.

“Mereka melakukan Koordinasi dengan Anggota lalu lintas dan sabhara polsek Gedong Tataan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas dan Membuat Laporan Intelijen untuk dilaporkan kepada Pimpinan,” ungkapnta.

“Para anggota kepolisian setempat itu dejgan sigap melakukan pengaturan arus lalu lintas sehingga kendaraan
roda empat berangsur jalan.
, namun secara bergantian karena volume air yang cukup tinggi sekitar 70 cm.

Sedangkan, tambahnya, untuk kendaraan sepeda motor tidak dapat melintas, dalam sampat saat ihujan reda dan banjir berangsur angsur surut,

“Jalan kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan baik dari arah bandar lampung maupun menuju arah prengsewu,” pungkasnya. (Zainal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed