oleh

Longsor Rumah Citraland, Akibat Salah Perhitungan?

-Daerah-59 views

Bandar Lampung – Akibat kurangnya perhitungan Struktur tanah sebelum pembangunan perumahan citralands Cluster Davinci, jln raden imba kusuma, sumur putri, Bandar Lampung, mengakibatkan Dua unit rumah longsor . Selasa (26/01).

Menanggapi hal itu, staf perumahan Citra Lands Heri Gunawan menjelaskan , Bahwa pembangunan dua unit rumah tersebut, sudah di perhitungkan, dalam pembuatannya.

“Ini kan masuk musibah, ya jadi antisipasinya di awalnya kita udah perhitungan struktur tanah di sini. Tapi ini kita tetap tanggung jawab untuk memperbaiki rumah yang longsor itu ,” kata Heri saat di wawancara media di perumahan Citralands, Teluk Betung Selatan.

Lanjutnya, ia menerangkan kepada pemilik rumah tersebut, bahwa akan bertanggung jawab atas kejadian itu.

“Pihak konsumen sudah kita panggil, dan akan bicarakan apakah mau dibangun ulang atau di pindahkan ke lokasi tempat yang lain,” ujarnya.

Sementara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi Lampung, Syahruddin mengatakan, Sebelum kejadian ini, pihaknya beberapa hari yang lalu telah meninjau lokasi robohnya dua unit rumah tersebut.

“Pak gubernur mengatakan, bahwa sudah melihat potensi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti ini, dan kemarin saya bersama jajaran sudah datang kesini, dan didampingi langsung general manager dan teknik nya,” Ungkapnya

Kemudian, ia menambahkan atas peristiwa tersebut , Bukan lagi kewenangan kota Bandar Lampung atau Provinsi, melainkan keselamatan masyarakat.

“Atas kejadian ini, bukan lagi bergantung dengan kewenangan kota Bandar lampung atau pihak provinsi, tapi ini menyangkut masyarakat, karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” Katanya

Selanjutnya , ia mengungkapkan atas perihal ini, akan mengkaji ulang dan membuat laporan untuk Gubernur Lampung.

“Jadi nanti kita akan kaji lebih jauh, dan kita sudah buatkan laporannya, sebetulnya hari ini mau kita naikkan ke gubernur, namun belum sempat,” Ucapnya.

Lebih lanjut, Syahruddin memaparkan hasil peninjauan tersebut, bahwa sebelumnya telah membahas masalah ini dari sampah, Ipal dan ada komitmen dari PT. Asenda Bangun Persada.

“mulai dari pengelolaan sampah serta Ipal nya. Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan dari hasil pertemuan tersebut sudah ada komitmen dari pihak korporatnya yaitu dari PT asenda bangun persada, “Tambahnya

Ia berharap, dengan kejadian ini ada kordinasi dengan DLH untuk di stop atau dilakukan recovery.

“Kita berharap, ada koordinasi dengan DLH kota, Dengan kejadian ini, tentu akan kita lakukan evaluasi apakah di stop dulu atau dilakukan recovery. sebetulnya ini sudah menginspirasi kita, karena kita harus taat peraturan,”Tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed