oleh

Nekat, 12 Pemilik Waralaba Tak Terapkan Protokol Kesehatan

-Daerah-145 views

Pesawaran – Masih ada saja pemilik usaha rumah makan dan toko waralaba di Kabupaten Pesawaran yang membandel belum mau menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebanyak 12 gerai (toko waralaba,red) yang terjadi dipusat keramaian berada sepanjang lintas barat Kecamatan Gedong Tataan kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan. Ini diketahui saat petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Polres Pesawaran dan petugas kecamatan melakukan operasi yustisi Selasa (2/1/202.

Pemerintah Kabupaten Pesawaran dapat memberi sanksi lebih tegas dari sekadar teguran lisan/tertulis bagi pemilik tempat publik yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Sanksi tegas itu meliputi penghentian kegiatan dan pencabutan izin.

Meski demikian tim Gabungan Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Pesawaran meyakini sanksi tersebut tidak akan diterapkan. Pasalnya, pemilik atau penanggungjawab tempat publik di Pesawaran sejak Covid-19 mewabah sudah menjalankan protokol kesehatan atas kesadaran masing-masing.

“Disini kami akan menerapkan Perda Nomor 3 tahun 2020 ditambah dengan instruksi Bupati nomor 1 tahun 2021, tentang penekanan penyebaran covid-19 di lokasi-lokasi yang memang kami anggap memiliki potensi berkumpulnya banyak orang,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pesawaran Efendi, di sela-sela oprasi Yutisi.

Dirinya mengatakan, sampai saat ini sudah ada 12 gerai yang diberikan blanko bukti pelanggaran prokes yang diterjadi ditempat pusat keramaian, yang berada di sepanjang jalan lintas barat Kecamatan Gedongtataan.

“Disini kami masih melakukan teguran dan pemberian surat, kalau ini masih tidak indahkan oleh pemilik sampai tiga kali, terpaksa kami akan mengambil langkah seperti penutupan sementara atau bahkan penarikan izin usaha kalau sampai tiga kali,” tegasnya

“Tetapi yang jelas, disini kami masih memberlakukan sanksi yang humanis, bagaimanapun juga roda perekonomian kita harus terus berjalan, namun harus diimbangi dengan kesehatan masyarakat kita yang terjaga,” ungkap dia.

Sementara itu, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, mengatakan, pihaknya akan terus membantu pemerintah daerah dalam penerapan prokes di Kabupaten Pesawaran.

“Kami bersama Satpol PP Pesawaran, mendatangi lokasi-lokasi yang menjadi tempat berkerumunnya masyarakat, dan hal itu kami lakukan guna menjamin pelaksanaan prokes, seperti menyiapkan tempat cuci tangan, thermo gun, dan hand sanitizer,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, sesuai dengan instruksi Bupati, pihak Satgas Covid-19 juga, telah membatasi jam operasional untuk tempat baik rumah makan maupun toko waralaba.

“Pemberlakuan pembatasan kegiatan untuk pengendallan penyebaran corona virus, itu disepakati sampai jam 22.00 wib, apabila ada yang melanggar kita akan berikan sanksi, seperti 12 tempat yang sudah kita berikan sanksi teguran, seperti RM Puti Minang, Indomart dan Alfamart yang ada di Kecamatan Gedongtataan,”pungkasnya. (Zainal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed