oleh

Mimpi Sukadi Miliki Rumah Layak Huni Akhirnya Akan Terwujud

-Pesawaran-636 views

Pesawaran (Analisis.co.id) – Bapak Sukadi (47) tak bisa menahan haru saat Tim Anggota Banzas Pesawaran mengunjungi kediamannya di Dusun Karang Anyar, Desa Karang Anyar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.

Sebelumnya, pria parobaya ini bersama istri dan ketiga anaknya tinggal di rumah yang sangat tidak layak huni, rumahnya beranyamkan bambu atau geribik dan kondisi bangunannya yang rapuh, sehingga dikhawatitkan akan membahayakan keselamatan keluarganya.

Sukadi sendiri mengaku bahagia dengan kedatangan dari pihak Banzas yang akan berusaha merealisasikan bantuan RTLH dari BAZNAS Pesawaran untuk dirinya.

“Penghasilan saya sehari hari sebagai tukang hanya cukup untuk memberi bekal anak sekolah dan masak istri, dengan adanya bantuan nanti rumah saya jadi terlihat lebih layak dan nyaman, sekarang rumah saya tidak layak huni, dan kami sekeluarga mengucapkan terima kasih kepafa BAZNAS” ucap Sukadi penuh haru.

Sukadi mengatakan, bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pesawaran yang telah memperhatikan keadaan keluarga kami yang nantinya akan memberikan bantuan untuk bedah rumah.

Diketahui bahwa Sukadi merupakan buruh harian atau tukang yang bertempat tinggal di Desa Karang Anyar, berdasarkan hasil survey Sukadi dianggap pas untuk menerima bantuan Bedah Rumah

Sementara itu, tim Banzas Pesawaran Ahmad Fudloli saat dikonfirmasi media Analisis.co.id mengatakan, disurvey-nya rumah milik Pak Sukadi, yang berdasarkan informasi dari maraknya pemberitaan di media online yang bersangkutan tergolong dalam keluarga miskin.

“Berdasarkan hasil survey yang bersangkutan memang rumah yang bersangkutan sangat layak untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah,”tutur Ahmad saat memberikan keterangannya kepada sejumlah awak media, Senin (27/9/2021).

Ia menjelaskan, rumah yang ditempati saat ini berukuran 5×8 M yang dihuni oleh 5 anggota keluarga dengan kondisi rumah yang kurang layak huni. Pekerjaan pemilik rumah hanya mengandalkan upah harian sebagai tukang.

Baca Juga:  Ketua FK-WKP Pesawaran Prihatin Atas Lonjakan Covid19

“Setelah survey ini, saya akan memfasilitasi untuk menyampaikan permohonan bedah rumah yang bersangkutan kepada Ketua Baznas Pesawaran. Semoga tahun depan rumah yang bersangkutan bisa dibangun melalui program bedah rumah baik melalui Baznas Pesawaran,”pungkasnya. (Zainal)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed