oleh

Pemprov Lampung Dorong Pembentukan Desa Ekspor

BANDAR LAMPUNG, ANALISIS — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menggelar rapat strategis untuk menyusun langkah pengembangan dan mewujudkan Desa Ekspor berbasis potensi sumber daya alam, kreativitas, inovasi, serta sektor padat karya.

Rapat dipimpin Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela di ruang kerjanya, Senin (21/9/2026).

 

Salah satu strategi yang disiapkan adalah pembentukan Trading House Desa sebagai pusat agregasi produk sekaligus penghubung dengan pasar internasional.

 

Keberadaan trading house diharapkan dapat membantu desa mengatasi berbagai kendala, mulai dari skala produksi, standar kualitas, legalitas, logistik, hingga akses terhadap pembeli dari luar negeri.

 

Sejumlah komoditas dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan, di antaranya kopi, rempah-rempah, buah-buahan, olahan kelapa, kerajinan, tekstil tradisional, serta produk perikanan.

 

Namun, pengembangan Desa Ekspor masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti konsistensi pasokan, keterbatasan permodalan, pemenuhan standar mutu, serta peningkatan kapasitas dan kedisiplinan para pelaku usaha di tingkat desa.

 

Program tersebut diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pengembangan ekonomi masyarakat desa sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk unggulan Lampung.

 

(Kontributor: Riky Lubis)

Baca Juga:  Dinkes Lampung Lemah Syahwat,Tukin Mandek Jadi Tameng

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed